pilihan +INDEKS
Tak Ada Respon! Diduga Kades Ludai Sembunyikan Realisasi Anggaran: Sosialisasi Anti Korupsi Desa di Pertanyakan?
KAMPAR KIRI HULU, RIAU – Publik Desa Ludai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, mempertanyakan transparansi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen yang diterima, total anggaran bersumber dari Dana Desa mencapai ratusan juta rupiah, namun sejumlah kegiatan dinilai tidak sinkron antara perencanaan, output, dan manfaat yang diterima masyarakat.
Sejumlah poin menjadi sorotan tajam, di antaranya kegiatan pemeliharaan energi alternatif senilai Rp 17 juta dengan satuan "Watt" yang dianggap tidak lazim, hingga pengadaan Wifi Desa sebesar Rp 45 juta yang keberadaannya dipertanyakan. Selain itu, terdapat inkonsistensi data pada pembuatan turap penahan tebing senilai Rp 31,8 juta yang tercatat volume 10 meter, namun spesifikasi fisik menyebutkan 14 meter.
- Truk Muatan Eucalyptus Pernah Tumbang Saat Parkir, Pagar SMPN 1 Lipat Kain Rusak: Kepsek Sebut Di Bahu Jalan Ada 'Gun Kobau'
- Dugaan 'Menguap' Dana BOS: Usai Sorotan Etika Mencuat Namun BPKSDM dan Disdik Kabupaten Kampar Terindikasi 'Main Mata', Anggaran SDN 007 Ludai Tuai Tanda Tanya Besar?
- Sorotan Dugaan Kondisi Memprihatinkan SPPG Lipat Kain, Hasil Sidak?: Fasilitas Jorok, Sanksi Tidak Proporsional, Hak Tertahan!
Yang paling mengganjal adalah anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 41,4 juta dengan volume tertulis 15.000 meter atau setara 15 Kilometer. Publik mempertanyakan logika teknis tersebut, mengingat nilainya dinilai tidak masuk akal untuk pekerjaan sepanjang itu. Hal serupa juga terjadi pada rincian insentif dan bantuan sosial yang terpecah dalam beberapa pos, hingga pengadaan bibit ikan sebanyak 6.500 paket yang belum jelas penyalurannya.
Ironisnya, terdapat anggaran Rp 8 juta khusus untuk sosialisasi dampak hukum penyalahgunaan anggaran, justru menjadi sorotan karena publik menuntut hal tersebut dibarengi dengan praktik pengelolaan keuangan yang bersih.
Merespons temuan tersebut, media telah menyampaikan permintaan audiensi secara resmi kepada Kepala Desa Ludai, Firdaus, melalui pesan WhatsApp. Tak hanya itu, surat yang sama juga turut disampaikan kepada Camat Kampar Kiri Hulu, Bustamar S.Pd, sebagai atasan langsung dan pengawas pemerintahan di wilayah tersebut.
Dalam pesan tersebut, redaksi meminta kesediaan pihak terkait untuk memberikan penjelasan detail terkait bukti fisik pekerjaan, dokumentasi, serta mekanisme penyaluran dana demi menjaga kepercayaan publik dan tertib administrasi.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Sabtu (09/05/2026), permintaan audiensi tersebut hingga kini diabaikan atau belum mendapatkan tanggapan sama sekali dari Pemerintah Desa Ludai.
Sikap diam dan tidak adanya respon dari Kepala Desa tersebut memunculkan dugaan kuat di tengah publik bahwa ada informasi penting yang sengaja disembunyikan dibalik laporan realisasi anggaran desa tersebut. Masyarakat mendesak agar Kades tidak bersikap tutup mata dan telinga, serta segera membuka data secara transparan demi menjaga integritas pemerintahan.
Jurnalis: Yuni Okta
Berita Lainnya +INDEKS
Komite Sekolah Soroti Penghentian Operasional SPPG Kota Bangun, Minta BGN Lakukan Evaluasi
KAMPAR, RIAU – Program Makan Bergizi Grati.
Masyarakat Apresiasi Sorotan Media, Desak Pemkab Kampar Tindaklanjuti Kasus Rangkap Jabatan Oknum Inisial AB
KAMPAR KIRI, RIAU – Pemberitaan mengenai dugaan.
Bupati Kampar Dinilai Lemah, Kades FD Disorot Kuasai Desa Ludai, Diduga Dilindungi karena Kedekatan Emosional!
KAMPAR KIRI HULU, RIAU – Pemerintah Kabupaten K.
Bupati Kampar Dinilai Lemah, Skandal Guru PPPK, Nepotisme Desa Ludai, hingga Isu Pengatasnamaan Nama Anggota DPR RI Jadi Sorotan
KAMPAR KIRI HULU, RIAU – Sejumlah isu dan perma.
Mediasi Alot di Kebun Sawit Kota Garo, FPPM Minta Kejelasan Legalitas Pengelolaan Lahan 320 Hektare
KAMPAR, RIAU – Forum Pemuda Perjuangan Masyarak.
Belum Usai, Skandal Pasangan Oknum Guru PPPK dan Indikasi Tatanan Pemerintahan Desa Ludai Jadi Sorotan Tajam!!!
KAMPAR, RIAU – Dugaan pelanggaran etika berat y.







